Dicintai Dulu Baru Diceraikan

Selamat pagi kawan blogger sekalian,

Saya bener bener pusing hari ini, setelah kemarin saya menemui dosen pembimbing skripsi saya, saya kena semprotan ludah api hingga badan saya gemetaran. Padahal saya pikir saya sudah mengerjakan nya sesuai dengan saran beliau. Ternyata menurut Beliau saya ini kurang ajar dan nggak mendengarkan saran saran dari Beliau karena masih melakukan kesalahan yang sama.
Kata teman saya begini, “Santai aja bro, itu memang godaan skripsi, jangan sampai putus asa gara gara masalah itu”.
Saya pikir ucapan teman saya juga benar, saya nggak perlu galau, saya nggak perlu marah. Hanya saja saya harus tetap berjalan maju dan figthing dengan skripsi itu. Meskipun bahan penulisannya sulit didapatkan dan juga literaturnya yang masih jarang.
Saya kemarin kemudian menenangkan hati, memusatkan pikiran dan akhirnya malah konsentrasi saya buyar karena kesulitan mencari nama ilmah dari hewan dan tumbuhan yang nyleneh. Setelah sempat frustasi, saya akhirnya memutuskan untuk refreshing dengan menonton film Gie.

Setelah melihat film yang serius itu, saya kemudian tertawa sendiri dan berfikir, “Ternyata menjadi mahasiswa itu susah juga ya, mendapatkan amanah yang besar sebagai agent of change tetapi banyak yang tidak menyadarinya”. Akhirnya hal itumemuat semangat saya kembali muncul.
Terkadang kita memang perlu menyadari pentingnya suatu proses ketika kita masih menjadi pelajar atau mahasiswa. Skripsi pun juga begitu prosesnya tidak selalu mulus seperti yang kita bayangkan. Kadang disaat kita yang niat, dosennya kabur ke luar kota atau bahkan ke luar negeri. Ada juga ketika dosennya ngebut, mahasiswanya nggak kuat lari. Banyak deh, mungkin dari Anda juga pernah mengalami hal semacam itu.
Setelah merenung, saya teringat dengan kata kata penyemangat dari mas affan ibnu yang berbunyi seperti ini, “Skripsi itu harus dicintai dulu, setelas selesai baru diceraikan”. Ada ada saja memang mas affan ibnu itu, pesannya megeli tapi tersirat makna yang mendalam.
Semoga mulai hari ini kita bisa bersemangat lagi dalam semua kegiatan kita, bik itu sekolah, kuliah, kerja, atau ibu ibu yang biasa masak dan juga ngrumpi depan rumah, harus semangat juga, hehe
Terima kasih
Salam unyu dari saya