Sebelum Menyesal

Setiap orang pasti punya rencana. Bahkan hari ini mau kemana, mau beli apa, dan mau melakukan apa apa pasti sudah terplanning dalam sebuah rencana. Tapi apakah anda tahu bahwa rencana ini sangat penting?
Beberapa orang mungkin acuh tak acuh dengan sebuah rencana. Dia membiarkan hidupnya mengalir terus seperti air sungai yang menuju ke laut. Dia sama sekali tidak ingin melewatkan satupun aliran itu sehingga dia hanya berpikir let it flow dan begitulah, yang penting mengalir saja tanpa ada target dan keinginan untuk dicapai.
Kembali kepada sebuah rencana. Menurut beberapa orang, orang yang memiliki rencana dalam hidupnya, berarti dia sudah mencapai 49% dari cita cita dan rencananya itu. 50% lagi akan dia dapatkan ketika dia melaksanakan rencananya tersebut. Bagaimanapun hasilnya, jika dia sudah berproses disana, berarti dia sudah mencapai 99% dari cita citanya.
Dan untuk 1% sisanya adalah bukti dari keberhasilan itu. Dengan melakukan perencanaan, melakukan proses dan dia berhasil mewujudkan apa yang direncanakan, berarti dia sudah berhasil 100% dalam mewujudkan apa sang sudah direncanakannya.
Sebelum menyesal, marilah kita mencoba menata kembali hidup kita dengan perencanaan. Paling tidak, gambaran apa yang harus kita lakukan dan juga target harus kita tetapkan. Tidak jarang pula orang yang sudah merencanakan dengan bagus akan memetik hasilnya di kemudian hari. Namun semua itu tergantung proses, kita mau melaluinya dengan baik atau tidak. Kalau kita hanya melalui proses dengan setengah setengah, maka hasilnya pun akan kurang maksimal.
Jadi, mari kita menata impian kita, melakukan prosesnya dengan sekuat tenaga, dan nanti kita akan merasa bahagia ketika kita sudah mewujudkan impian itu.
Mari bermimpi dan mewujudkan mimpi tersebut.